2007

Selasa, 23 Juni 2009 , Posted by Dana K at 16.09

Dari mata,

hujan turun membasahi pipi yang bergetar

ditempa dingin angin

rona senja memantul dari daun basah

seperti senyum yang rekah dari bibirmu

ketika hujan reda

Ciputat, Juni 2007

Mu

Angin yang berhembus di dekat telingaku

siang tadi berbisik

menyebut namaMu

Malam mencipta bayang dilangit

yang ku pandang

bayang wajahMu

Senyum yag kau pancarkan

menjadi mentari yang selalu hadir

Di Pagiku

Ciputat, 24 Juni 07

Tentang Detik (sebelum akhirnya)

Waktu yang berdentang di dinding mengalir

Lembut berbisik ditelinga

“Detik ini yang akan mengantarmu tidur”

Lalu terbang di langit-langit

Sebelum pecah dan membaur

Bersama udara yang terhirup

dalam rongga rongga dada

Waktu ini,

apakah ia yang mengerakan bibir dan lidah untuk berlafadz

Mata dan hati untuk mengikat

Bayangmu di sini?

Kertamukti, 280807

Mu, 2

Mata mungkin bisa terpejam

Mulutpun bisa membungkam

dan tubuh hanya bisa terdiam

tapi,

Tidak dengan hati ini!

Ia selalu melihat bayangmu

selalu menggumamkan namamu

selalu bergerak mencari dirimu

Kertamukti. 260807

Selamat Pagi

Embun mulai berbaring di bahu malam

Pertanda sebentar lagi matahari terbit

Embun dan malam perlahan pasti kembali kepadaNya

Matahari itu yang membuat embun tetap anggun dan santun

Lalu merenggutnya sebelum yang lain terbangun

Matahari itu yang menyingkap selimut malam dan membuka kelopak mata kita

Lalu terjaga...

Embun itu menjadi indah karena bias mentari

(Ketika ia menggantung di ujung daun)

Lalu menghilang...

Ciputat, September 07

Kembali

Desir angin lembut menyapu ubun-ubun

lamat-lamat memasuki rongga telinga

menjadi bisikan yang bergumpal

Kemudian pecah...

“Kembalilah padaKu: ...”

Ciputat, 27 Des 07

Ketika ku terlentang

Bola lampu di atas kepalaku

Menambat mataku

mengikatnya dengan pijar-pijar lembut

kemudian mencumbunya

Waktu semakin larut

Saat ia pergi membawa mata itu

meninggalkanku dalam kabut

Ciputat, 27 Des 07

Senyuman itu

Ibarat mawar yang mekar

di pekarangan tetangga

Menggoda...

tapi tak bisa sembarang dipetik

Bukan hanya karna durimu tapi juga karna Pemilikmu

Juga karna bukan hanya aku yang melirikmu

Ciputat, Des 07

Pantai Carita

Matahari turun bersama air laut yang pasang

Karang kerang terendam

dalam siluet senja dan hembusan angin;

Hai... jangan padamkan lilinnya!

Des 07

Currently have 0 komentar:

Leave a Reply

Posting Komentar