Sendiri,
Pernah kita berdiri di tepi jalan
saat matahari lewat di atas kepala kita
membakar rambut-rambut kering
mengubur luka-luka dengan debu
Pernah juga kita terpaku di bawah teras toko
ketika awan membawa hujan
membunuh nyeri yang menyengat
menyisakan tanda biru
Lalu kita sadari
kitalah rambut kering dan luka itu
kita nyeri sendiri
Cireundeu, Juni 2011
Di saat kita bersama
Ada cerita, canda dan tawa
bercengkrama tentang kisah yang terlupa
pada waktu kita terbuai alpa
saat-saat kita bersama adalah waktu yang sulit tercipta
namun tak akan mudah binasa
menjadi potongan kisah yang terserak
lalu kita susun kembali saat kembali bersama
26-03-2011
Malam itu tak bisa sembunyi
sunyi hadir sesaat setelah kilat
lalu dingin usir hangat
bukakan bayang di bilik-bilik kamar
membunuh mata-mata yang nanar
angin tak bisa berhembus di sini
namun gigil tak bisa berhenti
mencari-cari tak jua pasti
bisikmu "sia-sia menanti"
malam itu tak bisa sembunyi
bahkan dalam mimpi
24-03-2011


